Mengenai Saya

Foto saya
belajar memaknai hidup, bertahan hidup, dan menuliskan hidup

Minggu, 03 Oktober 2010

Jemaah Ahmadiyah Diserang, Terjadi Pembakaran Masjid.

Sebuah tempat ibadah (masjid) dan sejumlah bangunan yang diduga milik jamaah Ahmadiyah dibakar massa malam ini, Jumat 1 Oktober 2010. Tempat ibadah dan bangunan tersebut terletak di desa Ciampea, Cisalada Bogor.
Sebelumnya diberitakan, empat rumah milik jemaah Ahmadiyah hangus dibakar warga. Warga terprovokasi setelah mendengar kabar ada warga yang disandera oleh jemaah Ahmadiyah.
Selain itu, warga juga tersulut karena jemaah Ahmadiyah mendirikan masjid di lingkungan itu. Saat ini aparat Kepolisian tengah berupaya melerai warga dan jemaah Ahmadiyah yang tengah bentrok tersebut.
Setelah selamat melewati beberapa rezim pemerintahan, nasib Jemaat Ahmadiyah Indonesia kemungkinan besar akan berakhir pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, Kementerian Agama sudah bersikeras membubarkan organisasi yang berdiri sejak 1925 tersebut.
Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan bahwa Ahmadiyah telah mengganggu kerukunan umat beragama. Bahkan dengan lantang, ia menyebut Ahmadiyah telah menistakan dan menodai agama lain.

 Ahmadiyah sudah difatwakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak 2005. Salah satu pertimbangan prinsipil adalah Ahmadiyah menyebut Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai nabi penutup, bukan Nabi Muhammad SAW.
Penegasan kesesatan Ahmadiyah itu kemudian dituangkan dalam Keputusan Bersama Menteri Agama No 3 tahun 2008, Jaksa Agung Nomor Kep- 033/A/JA/6/2006, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 199 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah kepada Penganut, Anggota dan/atau Anggota Pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Warga Masyarakat. Keputusan berlaku sejak 9 Juni 2008.

Bukan hanya masjid saja yang dibakar, rumah jemaah Ahmadiyah di Kampung Cisalada, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor juga dibakar oleh warga.
Sekitar empat rumah milik jemaah Ahmadiyah hangus dibakar warga. Warga terprovokasi setelah mendengar kabar ada warga yang disandera oleh jemaah Ahmadiyah.
Selain itu, warga juga tersulut karena jemaah Ahmadiyah mendirikan masjid di lingkungan itu. Saat ini aparat Kepolisian tengah berupaya melerai warga dan jemaah Ahmadiyah yang tengah bentrok tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar